Saya Bukan Aku

Perkenalkan ini saya bukan aku.

Dengan sakit kronis, sebab terkena tikaman tak kasat mata yang memeluk lalu menusuk.

Dengan telinga menuli, mata memejam, dan hati lebam-lebam.

Mengapa?
Saya yang berdarah, dia yang kamu rawat dengan cinta.

Baiklah, 
Tahun-tahun saya dan kamu telah lama usang, hancur bahkan.

Kamu baik selama itu.
Tapi entah mengapa, dimata ini penghianatan tetap saja menjijikan.

Sengaja puisi ini tertulis "saya"
Sebab "aku" terlalu akrab untuk kita yang terlanjur asing.

karya
aliciaandf.

Komentar