Tokoh:
Cesa : Mahasiswi Kedokteran UGM, cantik dan soft spoken. Mantan pacar Keanu, sekarang pacar Reyhan.
Keanu : Mahasiswa Teknik Sipil UNHAN, ramah, murah senyum. Mantan pacar Cesa.
Reyhan: Ketua organisasi Kedokteran UGM, dingin, sarkas. Pacar Cesa sekarang, masih ingin mengenal semua sisi hidupnya.
Angelin: Gadis berambut hitam legam, sederhana, berhati lembut dan cantik, mahasiswa Aktuaria ITS, pacar Keanu sekarang.
Latar:
Hari perlombaan antaruniversitas di lapangan kampus. Suasana ramai, mahasiswa berseliweran, sorak-sorai terdengar, bendera kampus berkibar tertiup angin sore.
~~~~~~~~
(Cesa dan Reyhan berjalan perlahan di tengah keramaian. Reyhan sesekali menatap Cesa, dingin tapi penuh perhatian. Dari sisi lain, Keanu muncul bersama Angelin. Mata mereka tak sengaja bertemu.)
POV Cesa :
“Ini pertama kalinya aku melihat Keanu lagi sejak kami berpisah. Hatinya masih sama ramahnya, tapi aku harus ingat, kini ada Reyhan di sisiku. Tetaplah tersenyum, jangan biarkan rasa lama mengganggu.”
Cesa: (lirih) "Aku nggak nyangka bakal ketemu dia lagi di sini.”
Reyhan: (menoleh, datar) “Siapa, Ces?”
Cesa: (menoleh) “Keanu… teman SMA-ku dulu.”
(Disisi lain, Keanu menatap Cesa, senyum hangat dengan mata sedikit sendu. Angelin berdiri di sampingnya, melihat ruang kesekitar dengan menggenggam tangan Keanu lembut.)
POV Keanu:
“Cesa… senyumnya tetap sama. Tuhan… jangan biarkan senyum itu pudar. Dimanapun dia berada, biarkan dia bahagia. Aku harus kuat, dia bahagia bukan lagi karena aku, tapi karena hidupnya sendiri.”
Keanu, manarik lembut tangan Angelin. Membawanya berjalan kearah gadis yang kini tawanya bukan dua sebabnya.
Keanu: (sopan) “Hai Cesa, lama nggak ketemu. Kamu baik-baik saja kan?”
Cesa: (kaget dan tersenyum tipis) “Keanu, lama gak ketemu. Aku baik Allhamdulilah, kamu gimana? Senang lihatmu masih tersenyum.”
Keanu : (tertawa ringan) "Puji tuhan, aku selalu baik"
(Reyhan menatap diam, sedikit cemburu tapi menahan diri. Cesa menoleh ke Reyhan, memberi sinyal pengertian. Angelin tetap di sisi Keanu, lembut, menyadari tensi yang tak diucapkan.)
Cesa: (tersenyum kepada Reyhan, lirih menatap Keanu) “Ini teman SMA-ku, Keanu.”
Keanu: (mengangguk, menatap Angelin sebentar) “Iya, teman. Dari SMA.”
(Mereka diam sebentar, suasana canggung tapi hangat lalu kembali berbicara santai. Mata Cesa dan Keanu bertemu lagi, senyum tipis yang mengandung rindu dan doa. Angelin tersenyum, menepuk tangan Keanu mengajaknya berpamitan pergi, untuk berkeliling.)
(Cesa berjalan bersama Reyhan, Keanu bersama Angelin. Mereka melintasi arena lomba. Sesekali mata mereka bertemu, seolah berbicara tanpa kata. Disatu tempat yang sama, dengan orang yang berbeda.)
POV Keanu:
“Tuhan…tolong jaga perempuan itu. Jangan biarkan senyumannya pudar. Biarkan dia bahagia, di manapun, dengan siapapun.”
POV Cesa:
“Tuhan…bahagiakan dia selalu, biarkan senyum tinggal lebih lama diwajahnya. Semoga hidupnya dikelilingi orang baik, semoga semua beban dihidupnya hilang."
(Reyhan menggenggam tangan Cesa, lembut, menatap matanya. Cesa membalas senyum, tapi mata sedikit menoleh ke Keanu untuk terakhir kali. Keanu membalas dengan anggukan lirih. Angelin tersenyum, memahami suasana temu dua manusia yang katanya "teman".)
Cesa: (Cesa menatap Reyhan, orang yang belakangan mengisi harinya) “Ayo, kita lihat lombanya dulu.”
Keanu: (menatap punggung Cesa yang bejalan bersama Reyhan) “Sampai ketemu lagi, Ces.”
(Mereka berjalan berpisah bersama pasangan masing-masing. Suasana lapangan ramai, tapi ada keheningan kecil penuh emosi, rindu, doa, dan penerimaan. Senyum tetap ada, meski hati masing-masing menahan sesuatu.)
Komentar
Posting Komentar