Aku pernah ingin menyerah, saat dunia terasa jalan ditempat.
Teman-teman berlari, sementara kakiku seakan menapak lumpur yang sama.

Tapi diam-diam aku masih bangun pagi, masih pergi kerja, masih mencoba tersenyum, karena ada hati yang menungguku pulang.

Mungkin hidupku belum naik, belum berubah, belum dipuji siapa-siapa.
Tapi aku tahu, aku sedang belajar jadi kuat, dalam diam yang tak terlihat siapa pun.

Suatu hari nanti, semoga Tuhan melihat usahaku, dan berkata, 
"Akhirnya tiba juga giliranmu."

Komentar