Kutulis ini pukul satu dini hari,
di tengah sunyi malam,
di antara riuh angin dan suara burung hantu.

Belakangan, tubuhku sulit diajak bekerja sama.
Mereka seolah mengirimkan sinyal
yang tak pernah bisa kupahami maksudnya.
Yang bisa kulakukan hanya memberi mereka
sedikit waktu untuk beristirahat.

Ada saat-saat ketika jiwa ini merasa tak dianggap,
hanya diingat saat diperlukan saja.
Ingin rasanya pergi,
namun langkah ini tertahan
oleh kewajiban yang masih harus kutunaikan.

Komentar