source : Rintik Sedu
Mungkin baginya, aku tidak perlu penjelasan. Karena sejak awal kami bukan apa-apa. Bukan pacar, bukan HTS, hanya sesuatu yang tidak pernah diberi nama.Dan sekarang, aku hampir baik-baik aja.
Aku tertawa di depan orang, berkata aku sudah lupa dengan ringan, tapi diam-diam aku memohon pembelaan kepada semesta. Bukan agar dia kembali, tapi agar aku bisa benar-benar melepaskannya. Ini upaya terakhirku untuk menyelamatkan diriku dari rasa sakit yang tidak kunamai. Seperti dia yang namanya enggan kusebut.
Komentar
Posting Komentar