Aku ingin menemuimu di bawah langit yang tenang,
Menceritakan segala hal yang tak sempat terucang,
Seperti sungai yang berlari ke arahmu,
Tanpa tahu apakah akan sampai atau tenggelam dulu.
Aku ingin duduk di sampingmu,
Menanyakan bagaimana caranya menjadi setenang itu,
Sambil pura-pura tak gugup saat kau menatap,
Padahal dadaku sedang berlomba dengan napas yang tak tetap.
Namun, barangkali keberanian itu belum jadi milikku,
Sebab untuk menyebut namamu saja,
Aku masih harus menenangkan gemuruh di dadaku sendiri.
Komentar
Posting Komentar