Malam ini kutemukan sebuah cerita di salah satu akun di media sosial, kurang lebih begini:
"aku tidak berharap, hanya saja hatiku tertoreh oleh pahat yang kutau itu tidak disengaja. aku tidak marah, sama sekali. mungkin baginya, aku tidak perlu penjelasan. Karena sejak awal kami bukan apa-apa. bukan pacar, bukan HTS, hanya sesuatu yang tidak pernah diberi nama.
dan sekarang, aku hampir baik-baik aja.
aku tertawa di depan orang, berkata aku sudah lupa dengan ringan, tapi diam-diam aku memohon pembelaan kepada semesta. bukan agar dia kembali, tapi agar aku bisa benar-benar melepaskannya. ini upaya terakhirku untuk menyelamatkan diriku dari rasa sakit yang tidak kunamai. seperti dia yang namanya enggan kusebut. selanjutnya, selamat berkelana dan saling melupa."
Ceritanya seperti cerita yang dikirimkan ke podcast rintik sedu, apakah dia orang yang mengirimkannya? Saat mendengar dia bercerita, segala doa kupanjatkan untuknya. Semoga bahagia hidupnya, semoga selalu diberi sabar yang lapang dan rezeki yang berlimpah.
Komentar
Posting Komentar