Pagi hari di 26 November 2025. Aku kepikiran tentang kasus selingkuh, versi cowok.
Menurut kalian, kenapa sih cowok selingkuh? Mungkin beberapa orang mikir karena pasangannya kalah cakep. Tapi menurutku enggak. Ini aku rangkum dari yang pernah aku baca.
Cowok selingkuh itu bukan karena dia kehilangan cinta, tapi karena dia kehilangan ‘kejantanan’ dirinya.
Maksudnya gimana? Ya, karena pasangannya itu tahu semua kelemahan dia, insecure-nya, kondisi ekonominya, hal-hal yang dia tutupin. Sedangkan selingkuhan cuma tahu versi senangnya dia kayak, ‘Dia orang banyak duit, sering jalan-jalan.’ Yang manis-manisnya doang. Jadi dia ngerasa, ‘Oh, balik lagi nih, jantan gue.’
Terus kenapa enggak tinggalin pasangannya aja kalau gitu?
Ya karena, seperti yang tadi aku bilang, pasangannya yang bantu dia berdiri sampai sekarang. Yang bikin dia stabil, yang jaga rumah tangga atau hubungan mereka, yang tahu baik buruknya dia. Selingkuhan belum tentu bisa. Selingkuhan cuma tahu senangnya doang. Enggak ada selingkuhan yang mau masak fried chicken, enggak ada selingkuhan yang mau jadi tempat cerita tentang kejengkelan kamu, marah-marah kamu, atau masa-masa kamu ngilang karena bosan. Enggak mungkin. Selingkuhan itu cuma bagian yang manis-manisnya doang.
Terus solusinya gimana? Ya jangan selingkuh cuma buat cari validasi. Kalau mau validasi, ya cari ke pasanganmu sendiri. Enggak usah selingkuh. Udah nge-treat pasanganmu dengan baik belum?
Contoh nih, cowokku jajanin aku. Walaupun aku tahu sisa duit dia berapa, aku tetap senang. Dari situ aku juga belajar buat muji dia, hal-hal kecil yang bikin dia merasa dihargai. Atau pas dia cerita tentang kehidupannya sekarang, walaupun kadang dia ngilang. Aku tetap dengerin, tetap muji, tetap support, biar dia ngerasa dihargai. Soal ngilang ya wajar, namanya orang punya kerjaan. Kalau mau seseorang yang standby 24 jam buat kamu, ya pacaran aja sama pengangguran.
Simple kan?
Komentar
Posting Komentar