Halo, selamat sore.
Kali ini aku mau cerita tentang film Love, Rosie (2014), yang dibintangi oleh cewekku yang cantik parah, Lily Collins.
Film ini benar-benar dar der dor, dengan ending yang sulit ditebak. Alurnya sedikit berputar-putar, tapi justru itu yang bikin penonton heboh, termasuk aku dan teman-teman. Tapi perlu digarisbawahi ya, film ini rated 20++, jadi kami nonton sebagai penikmat film, bukan karena hal yang aneh-aneh.
Ceritanya sendiri tentang persahabatan Rosie dan Alex yang sudah terjalin sejak mereka kecil. Keduanya sebenarnya saling suka, tapi gengsi untuk mengungkapkan perasaan. Akhirnya mereka terjebak bertahun-tahun dalam status “teman” yang sebenarnya tidak membuat mereka bahagia.
Jelas film ini menggambarkan budaya yang berbeda dengan Indonesia di mana seks dianggap hal biasa. Di sana, kalau kamu masih perjaka atau perawan, malah sering dianggap cupu. Dalam cerita ini, Rosie bahkan hamil di luar nikah setelah berhubungan dengan Gregg karena cemburu melihat Alex mencium Bethany. Ironisnya, Alex mencium Bethany juga karena cemburu melihat Rosie pergi ke pesta dansa bersama Gregg.
HEDEUH. Makanya, komunikasi itu penting.
Endingnya tetap dar der dor, tapi dengan cara yang memuaskan.
Rating versi aku 9/10.
Komentar
Posting Komentar