Lensa Ramadhan: Dari Lapar ke Lega di Jalan Sisingamangaraja


Ramadhan identik dengan kerinduan orang-orang pada sore hari.
Senja, es buah, gorengan, dan juga magrib.

Bukan hanya karena lapar dan lesu setelah berpuasa seharian penuh. Tetapi, karena ada meja yang dipenuhi hidangan penyegar dahaga dan lapar.

Di atas meja kayu, piring-piring makanan tersaji di rumah makan BoosBoba di Jalan Sisingamangaraja, menunggu waktu yang dinanti tiba.

Menu yang mereka tawarkan cukup beragam, mulai dari aneka mie hingga berbagai pilihan nasi. Untuk berbuka, banyak pengunjung memilih minuman segar terlebih dahulu. Es jeruk, es teh, hingga beragam varian boba menjadi pilihan untuk melepas dahaga. Camilan seperti risoles, wonton, dan dimsum juga tersedia sebagai teman berbuka sebelum menyantap makanan utama.

Untuk makanan berat, tersedia berbagai lalapan, ramen, hingga aneka katsu. Salah satu menu best seller mereka adalah katsu teriyaki. Perpaduan ayam katsu yang renyah, saus teriyaki yang manis gurih, salad segar, dan nasi hangat terasa pas di lidah kalangan muda. Porsinya yang cukup mengenyangkan juga menjadi alasan mengapa menu ini sering dipilih saat waktu berbuka tiba.

Menjelang magrib, meja itu akhirnya tak lagi hanya menjadi pemandangan. Satu per satu gelas terangkat, sendok mulai menyentuh piring, dan hidangan yang sejak tadi menunggu akhirnya dinikmati.

Di antara beragam pilihan menu yang tersaji, bukan hanya rasa yang dicari, tetapi juga kebersamaan di momen yang singkat itu. Ramadhan memang selalu menghadirkan rindu pada sore hari, pada meja yang penuh, pada makanan yang mantap, dan pada waktu berbuka puasa.

Selamat Berpuasa.

Komentar

Posting Komentar