Gertakan dari desa kecil, Indonesia?

kabar duka menyeruak dari Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

pada kamis, 29 Januari 2026,
seorang anak sekolah dasar ditemukan tergantung sunyi di kebun cengkih milik neneknya. sebelum pergi, ia sempat meminta sesuatu yang sederhana, 
buku tulis dan sebuah pena, nilainya bahkan tak sampai sepuluh ribu rupiah.
Ia meminta pada ibunya, seorang ibu tunggal yang memikul hidup seorang diri.
hari itu, sang ibu tak punya apa-apa selain lelah dan kenyataan bahwa mereka tak tercatat sebagai penerima bantuan dari negara.

tak lama setelah percakapan itu,
anak itu menghilang. ia memilih sunyi dengan hati remuk, dan ditemukan dalam keheningan kebun yang tak pernah menyangka akan menjadi saksi kehilangan. di tempat ia dijemput Tuhan,
polisi menemukan selembar kertas kecil, surat terakhir. kata-kata pendek dari seorang anak untuk ibunya.

sejak hari itu, negeri ini kehilangan satu nyawa. bukan penjahat, bukan pembuat gaduh. hanya seorang anak
yang ingin belajar, yang ingin menulis masa depannya sendiri, namun kehabisan ruang untuk bertahan.

satu nyawa mungil telah pergi.

Komentar