Malam ini, Palangkaraya diselimuti dingin yang lebih pekat dari biasanya.
Angin berlarian di antara pepohonan, menyusup pelan hingga ke rusuk.
Lampu-lampu menggigil dalam sunyi,
dan langit membuka pintunya dengan tenang,
menyambut Ramadhan yang datang seperti doa yang pulang.
Semoga bahagia, selamanya.
aamin.
Komentar
Posting Komentar