Hujan yang turun di sore hari sering kali membawa cerita yang sama bagi sebagian warga di Palangka Raya. Tidak butuh waktu lama, air mulai menggenang di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Bagi masyarakat yang tinggal di titik-titik rawan, genangan air tersebut bahkan sudah menjadi pemandangan yang biasa setiap kali hujan datang.
Salah satu faktor yang memicu munculnya genangan air adalah sistem drainase yang belum sepenuhnya berfungsi dengan baik. Drainase merupakan bagian penting dalam tata kelola kota karena berfungsi menyalurkan air hujan agar tidak menimbulkan banjir ataupun genangan di permukiman warga.
Di berbagai wilayah perkotaan, kondisi drainase sering kali dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari saluran yang mengalami pendangkalan, tersumbat sampah, hingga infrastruktur yang belum memadai. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air yang seharusnya mengalir melalui saluran justru meluap ke jalan maupun halaman rumah warga.
Pemerintah Kota Palangka Raya sendiri sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki sistem drainase di wilayahnya. Program pembangunan dan perbaikan drainase telah dilakukan sejak Juni hingga Desember 2025 di sejumlah titik yang dinilai rawan genangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air ketika musim hujan tiba dan mengurangi potensi banjir di kawasan permukiman.
Meski demikian, hingga saat ini masih terdapat beberapa wilayah yang belum tersentuh pembangunan drainase secara maksimal. Salah satunya berada di kawasan Jalan Bukit Raya, tepatnya di Gang 2 yang tembus hingga Gang 1.
Menurut informasi warga setempat, kawasan tersebut hampir selalu mengalami genangan air setiap kali hujan turun. Air yang meluap tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga sering kali masuk ke lingkungan rumah warga.
“Kalau hujan deras, air bisa sampai halaman rumah,” kata salah satu warga di Jalan Bukit Raya.
Selain kondisi drainase yang belum memadai, kerusakan jalan di wilayah tersebut juga dinilai cukup parah. Hal ini membuat genangan air semakin sulit surut dan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan itu.
Perbaikan drainase yang telah dilakukan pemerintah menjadi langkah penting dalam mengatasi genangan air di kota. Namun masih adanya beberapa titik yang belum tersentuh pembangunan menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai.
Ke depannya, perhatian terhadap kawasan yang masih mengalami banjir diharapkan dapat menjadi prioritas, agar sistem drainase di Palangka Raya benar-benar mampu melindungi warganya dari genangan air saat musim hujan tiba.
Warga pun berharap pemerintah kota dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar kondisi drainase dan jalan di wilayah tersebut segera mendapat perbaikan.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan drainase yang baik bukan sekadar saluran air di pinggir jalan. Lebih dari itu, drainase menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Komentar
Posting Komentar