Bayangkan kamu tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun.
Bukan karena tidak ingin, tapi karena kamu memiliki Anterograde Amnesia, sebuah kondisi di mana kamu kehilangan ingatan jangka pendek setiap kali bangun tidur.
Setiap pagi, dunia terasa seperti hari pertama.
Sampai suatu hari, kamu menjalin hubungan dengan seseorang yang bahkan tidak pernah kamu kenal sebelumnya, setidaknya menurut ingatanmu. Tapi kamu merasa senang. Ada sesuatu tentang dirinya yang membuatmu ingin terus mengenalnya.
Kamu mulai merekam setiap momen yang kalian lalui.
Kamu menanyakan segala hal tentang dirinya, lalu menuliskannya dengan rapi di sebuah buku catatan. Semua itu kamu lakukan agar ketika suatu pagi kamu bangun dan tidak mengingat apa pun, kamu bisa membuka catatan itu, menonton kembali rekaman-rekaman kalian, dan perlahan mengingat bahwa kamu mencintainya.
Hari demi hari kamu melakukan hal yang sama.
Merekam, menulis, menyimpan setiap detail tentangnya, seolah-olah kamu sedang melawan lupa.
Tapi suatu hari, orang itu hilang dari bumi.
Ia meninggal.
Kamu terluka. Kamu terpukul.
Seseorang yang mati-matian ingin selalu kamu ingat, setiap senyumnya, setiap suaranya, setiap momen kecil bersamanya tiba-tiba hilang ditelan waktu.
Rekaman-rekaman kalian pun ikut hilang.
Catatan yang kamu buat dengan susah payah juga lenyap, seperti ditelan semesta.
Lalu kamu tertidur.
Dan ketika kamu bangun keesokan harinya, seperti biasa, kamu tidak mengingat apa pun.
Termasuk dia.
Komentar
Posting Komentar