2023 to 2027

angkatan 23 ditahun 2023.

Gila ya, rasanya baru kemarin kita ospek, pakai atribut aneh, rambut dikuncir, pake pita, dan sibuk cari tanda tangan kating untuk tugas ospek. Sekarang, realita itu datang lebih cepat dari yang kita bayangkan. Kita, Angkatan 2023, sudah bukan lagi mahasiswa baru yang bisa santai. Kita sudah jadi "kakak tingkat" yang mulai akrab dengan tekanan.

Ternyata, kakak-kakak yang dulu kita lihat sering lari-larian mengejar dosen atau sibuk membagikan kuesioner di grup WhatsApp adalah cerminan kita hari ini. Dulu kita mungkin mengisi kuesioner mereka sambil lalu, tapi sekarang kita baru sadar betapa berartinya satu bantuan kecil itu bagi mahasiswa tingkat akhir.

Sekarang kita mulai merasakan pusingnya mencari judul, memikirkan KKN, hingga bayang-bayang skripsi. Tapi sejujurnya, yang paling membuatku cemas bukan soal revisi atau dosen pembimbing yang sulit ditemui. Aku tidak takut kalau harus lelah mengerjakan laporan PLP 2, magang, atau PKL. Semua itu ada prosedurnya dan ada akhirnya. Namun, yang benar-benar menghantuiku adalah kehidupan setelah wisuda nanti atau a.k.a life after graduation.

Aku takut jika setelah lulus nanti, aku tidak bisa langsung bekerja dan malah menjadi pengangguran. Aku takut sudah dibiayai kuliah mahal-mahal oleh orang tua, tapi akhirnya aku tidak menjadi apa-apa. Ada beban moral yang besar setiap kali melihat mereka. Aku takut mengecewakan harapan orang tua yang sudah berjuang keras agar aku bisa sarjana. Aku cemas jika nanti aku kesulitan mendapat tempat untuk mengabdi sebagai guru honorer, atau gagal masuk ke instansi impianku seperti TVRI. Ketakutan terbesarku adalah melihat pengorbanan mereka terasa sia-sia karena kegagalanku di masa depan.

Tapi untuk teman-teman seangkatanku, Angkatan 2023, aku hanya ingin bilang  jangan sampai ketakutan itu membuat kita berhenti di tengah jalan. Meski sekarang rasanya berat, nikmati saja setiap prosesnya. Jangan terlalu stres menghadapi skripsi atau tugas-tugas akhir nanti. Enjoy saja guys, jalani apa yang ada di depan mata dengan sebaik mungkin. Kita sedang berada di titik yang paling menguji mental, jadi pastikan kita tetap saling mendukung satu sama lain.

Bulan depan kita sudah mulai KKN, jadi tolong jaga kesehatan dan jangan terlalu boros, karena perjalanan kita masih panjang sampai tahun depan saat mulai menyusun skripsi. Kita harus tetap semangat supaya bisa merasakan indahnya mandi subuh untuk bersiap-siap wisuda. Kita harus merasakan bagaimana bangganya melihat orang tua dan keluarga berkumpul merayakan keberhasilan kita. Biarpun mungkin nanti kita akan mati gaya saat difoto di atas panggung, setidaknya kita sudah sampai di sana.

Ayo buktikan pada dunia (azex) bahwa kita bisa. Kita sedang berjuang di semester 6 ini, dan semoga setiap langkah kita dipermudah sampai garis akhir. Tahun 2027 nanti, aku berharap kita semua bisa foto wisuda bersama dengan senyum yang benar-benar lega. Semangat, ya! Kita hadapi ini pelan-pelan sampai selesai.

Komentar